PayPal larang Infowars Alex Jones

Jakarta (ANTARA News) – Layanan transfer uang digital PayPal melarang situs yang memuat teori konspirasi, Infowars, untuk menggunakan layanan mereka karena mendukung kebencian dan kekerasan.

“Kami mengadakan tinjauan menyeluruh terhadap situs Infowars, dan menemukan contoh-contoh yang mendukung kebencian dan inteloransi diskriminasi terhadap komunitas dan agama tertentu. Hal-hal tersebut bertentangan dengan nilai-nilai dasar kami,” kata PayPal di situs mereka.

“Kami meyakini kebencian dan diskriminasi tidak memiliki tempat di masyarakat demokratis ini, kami tidak mendukung aksi seperti ini,” kata PayPal.

Situs yang didirikan oleh Alex Jones ini mendapat kecaman di kalangan industri internet, sejumlah perusahaan raksasa internet telah memblokir Infowars maupun Alex Jones dari platform mereka.

Awal Agustus lalu, Facebook menghapus laman Alex Jones di platform media sosial mereka karena memuat konten yang mengandung kekerasan, melanggar kebijakan mereka.

Apple mengapus nyaris semua podcast Jones dan Infowars karena mengandung ujaran kebencian.

YouTube menghapus kanal Jones karena menemukan bukti konten yang diunggah berkali-kali melanggar standard kebijakan komunitas mereka.

Awal bulan ini, Twitter resmi melarang akun Alex Jones dan Infowars, termasuk di Periscope.

Baca juga: Twitter larang Infowars dan Alex Jones secara permanen

Baca juga: Apple, YouTube, Facebook hapus konten Alex Jones Infowars

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Foto kiriman teman bakal tampil di notifikasi WhatsApp

Jakarta (ANTARA News) – Alih-alih untuk memperkaya fitur dan meningkatkan pelayanan kepada penggunanya, WhatsApp akan menampilkan foto kiriman teman di notifikasi pesan WhatsApp, tapi apakah semua pengguna akan nyaman dengan hal ini?

Sekarang memungkinkan untuk melihat gambar-gambar yang diterima langsung dari notifikasi-notifikasi (WhatsApp), kata WABetaInfo, dikutip Sabtu.

Tim di WhatsApp—aplikasi perpesanan yang sekarang dimiliki Facebook—, sekarang sedang bekerja untuk memperbarui aplikasi WhatsApp, dengan sejumlah opsi pembaruan sudah dipublikasikan terbatas untuk dicoba pengguna, dan mendapatkan umpan balik.

Baca juga: Tiga fitur baru WhatsApp yang perlu Anda tahu

Kabar terbaru dari WABetaInfo itu mungkin menggembirakan karena pengguna bisa langsung melihat jika ada kiriman gambar atau foto dari teman. Tapi, apakah semua pengguna akan merasa nyaman?

Bagaimana dengan kiriman gambar atau foto yang oleh pengguna tidak ingin dilihat orang-orang di sekitarnya. Ini tentu akan mengganggu dan membuat pengguna tidak nyaman barangkali.

Bayangkan, jika pengguna sedang bercengkrama dengan teman atau anggota keluarga, tiba-tiba smartphone di meja di depan mereka memunculkan foto atau gambar pribadi di notifikasi WhatsApp, yang tentu sangat mungkin bisa diintip oleh orang lain.

Tapi sepertinya fitur ini akan menyertai aplikasi WhatsApp hasil pembaruan nanti sebagaimana disampaikan WABetaInfo baru-baru ini. “Di Android Pie itu memungkinkan untuk melihat gambar-gambar yang diterima di notifikasi-notifikasi. Terima kasih untuk pembaruan-pembaruan terakhir.”
 

Baca juga: Jutaan pengguna iPhone bakal tak bisa gunakan WhatsApp

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Tips agar video YouTube mudah ditemukan oleh mesin pencari

Jakarta (ANTARA News) – Perwakilan YouTube Geri Azriel Siddik membagikan empat tips efektif berikut ini tentang bagaimana konten video Anda pada sosial media tersebut bisa lebih mudah ditemukan atau discoverable di mesin pencari YouTube:

1. Buatlah topik trending dalam konten Anda

Hal pertama yang perlu dilakukan agar video Anda mudah ditemukan adalah dengan membuat topik trending dalam konten tersebut.

“Begitu ada topik yang lagi hangat, orang pasti mencarinya di Google ataupun YouTube dan saat ini orang makin banyak mencari di YouTube ketimbang melalui mesin pencari Google,” katanya.

Dia mencontohkan saat Asian Games ternyata orang-orang lebih banyak mencari upacara pembukaan langsung di YouTube dibandingkan Google.

“Walaupun topik yang sedang trending wajib dimasukkan, tetap jangan sampai hal ini menghilangkan jati diri dan bagaimana agar topik trending ini masih bisa terkait dengan kreatifitas serta jati diri kanal YouTuber,” tutur Manager Strategic Partnerships YouTube Indonesia dan Malaysia itu.

2. Buatlah konten yang “evergreen”

Tips kedua, menurut Geri, adalah membuat konten-konten yang  orang masih mencari dan menontonnya sampai beberapa tahun mendatang atau dikenal sebagai konten “evergreen”.

“Konten edukatif atau cara memakai scarf sampai beberapa tahun ke depan juga bakal terus ditonton, dan konten-konten ini selalu dicari orang,” tuturnya.

3. Konten bisa langsung muncul di mesin pencari

Tips berikutnya adalah cara agar konten Anda bisa langsung muncul di mesin pencari dengan memasukkan informasi selengkap mungkin, mulai dari deskripsi, info mengenai apa yang terjadi dalam video tersebut, hingga menaruh info itu dalam metadatanya di Youtube.

“Kalau sudah bisa mengoptimalkan hal tersebut itu, termasuk memasukkan semua informasi yang ada di video tersebut, deskripsi dan metadata, itu akan jauh lebih mudah untuk bisa ditemukan di mesin pencari,” ujar Geri.

4. Pentingnya suggested video

Tips terakhir agar konten Anda mudah ditemukan dalam mesin pencari YouTube yakni pentingnya “suggested video”.

“Trafik paling besar itu berasal dari suggested video, bukan dari mesin pencari, fitur home atau dari subscriptions,” kata Geri.

Konsisten dalam pembuatan deskripsi dan memasukkan semua informasi yang terdapat di video, menurutnya, akan terbaca oleh algoritma mesin pencari YouTube serta mudah ditemukan.  
    
Baca juga: Inilah kesalahan utama yang dilakukan YouTuber pemula
       

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Game Spider-Man terjual 3,3 juta copy dalam tiga hari

Jakarta (ANTARA News) – Game superhero manusia laba-laba Spider-Man yang diluncurkan pada 7 September lalu telah terjual lebih dari 3,3 juta copy hanya dalam waktu 3 hari sejak diluncurkan.

Spider-Man Marvel membuat rekor! Itu sekarang penjualan tercepat ‘pesta awal’ judul PlayStation, terjual 3,3 juta lebih dalam waktu tiga hari, kata Sony Electronics melalui brand PlayStation, dikutip Jumat.

Game terbaru Spider-Man diluncurkan pada 7 September lalu untuk dimainkan di konsol games PlayStation 4, berikut video trailer yang memuat pertarungan sengit manusia laba-laba itu dengan musuh bebuyutannya Wilzon Fisk (AKA Kingpin).
 

Dalam trailer, penggemar juga bisa melihat bagaimana rupa pria di balik topeng Spider-Man, Peter Parker, dalam versi video games, kemudian teman dekatnya, Mary Jane Watson, dan bibi kesayangannya, May.

Tidak hanya bisa berperan sebagai Spider-Man, pemain game ini juga bisa berganti peran sebagai MJ, seorang reporter cerdas di The Daily Bugle, yang sedang menyelidiki aktivitas mencurigakan di seluruh kota, kata Bryan Intihar, direktur kreatif di Insomniac Games, perusahaan yang mengembangkan game Spider-Man.

Baca juga: Hadirkan 20 game nostalgia, Sony akan rilis PlayStation Classic

Video games yang diangkat dari komik super hero Marvel ini juga dibumbui beberapa lagu soundtrack yang sekarang sudah tersedia di sejumlah aplikasi musik seperti Spotify, Apple Music, Google Play, Pandora, dan iTunes.

lagu soundtrack Spider-Man itu merupakan lagu-lagu John Paesano yang antara lain berjudul “Eight Years in the Making”, “Inside the Numbers”, “the Golden Age”, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Alasan seri “Final Fantasy” hanya rilis untuk konsol Playstation
 

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Mengintip markas Facebook Asia Pasifik di Singapura

Singapura (ANTARA News) – Kantor Facebook di Singapura menjadi markas besar Facebook Asia Pasifik dan baru saja pindah dari kantor lamanya ke pusat bisnis negara tersebut di South Beach Tower.

Kantor yang bergabung dengan Instagram ini tidak seperti kantor pada umumnya. Mungkin para staf-nya justru akan betah bekerja karena segala fasilitas yang diberikan. Bahkan situs koran Inggris The Independent menyebut bahwa kantor Facebook Singapura membuat Anda ingin berhenti dari pekerjaan Anda sekarang.

Antara berkesempatan mengintip kantor Facebook yang terletak di lantai 22 South Beach Tower, sebagai bagian agenda dari rangkaian acara Asia Journalism Forum 2018. Kami juga mendapatkan paparan dari tim Facebook yang informasinya off the record.

Setiap pengunjung mendapatkan ID tamu setelah mendaftarkan nama dan email mereka. Saat memasuki ruangan, tamu langsung disambut meja billiard. Tidak jauh dari situ terdapat pantry yang menyediakan berbagai snack dan minuman ringan yang bisa dinikmati sambil duduk di sofa, atau sekedar menyesap kopi panas dari beberapa mesin kopi yang tersedia.

Kantor Facebok maupun Instagram memiliki sudut tembok yang didedikasikan untuk dicoret-coret namun juga menjadi sudut untuk mengambil gambar, selain banyak sudut-sudut dari kantor Facebook dan Instagram yang layak untuk menjadi spot terbaik mengambil gambar.

Saat kami melewati dinding-dinding kantor, mata pun enggan berpaling melihat-lihat karena dimanjakan oleh hiasan yang indah, karya seni yang unik, atau kata-kata motivasi.

Ruang kerja santai dengan berbagai tema sofa juga pantry tersedia di beberapa sudut ruangan.

Terdapat layar yang menampilkan peta ruangan, fungsinya tidak hanya sebagai peta tetapi juga bisa melacak keberadaan staf atau memantau rapat apa saja yang sedang berlangsung. Sementara ruang rapatnya diberi nama-nama yang unik, cenderung humoris, seperti “So How”, “Win Already Lor”, “Satay dan Ketupat”, bahkan judul serial yang populer seperti “Stranger Things” dan “Game of Thrones”.

Selain itu, yang membuat kantor ini lebih “nyentrik” adalah vending machine yang menyediakan berbagai kebutuhan karyawan seperti kabel data, headphone, flashdisk, kertas pembersih keyboard, bahkan keyboard komputer. Karyawan cukup tempelkan kartu identitas mereka di mesin, lalu pilih barang yang dibutuhkan (dan semua dalam kondisi baru)–layaknya kita membeli minuman di vanding machine, kemudian barang tersebut langsung keluar.

Lalu, seperti apa tampilan keseruan kantor Facebook Singapura? Simak foto-foto berikut:

Ruang Kerja Meja billiard sebagai sarana hiburan di markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)   Ruang kerja santai di markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)   Ruang kerja santai di markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)   Salah satu sudut di markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)

Pantry
  Berbagai jenis makanan ringan yang tersedia pantry markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)  
Salah satu pantry di markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)   Mesin kopi di markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)  
Para karyawan sedang antre makan siang dengan berbagai pilihan menu dari berbagai negara di markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)

Fasilitas
  Layar informasi peta ruangan hingga agenda di markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)   Vending machine yang menyediakan berbagai barang yang dibutuhkan karyawan secara gratis di markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)   Ruang rapat dengan nama-nama unik di markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)   Tembok yang bisa dicorat-coret di salah satu sudut markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)   Salah satu sudut kantor Instagram di markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)   Salah satu sudut kantor Instagram di markas Facebook Asia Pasifik, di South Beach Tower, Singapura. (ANTARA News/Monalisa)

Pewarta: Monalisa
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Cari tempat parkir lebih mudah lewat aplikasi ParkirQ

Jakarta (ANTARA News) – Mahasiswa asal Surabaya mengembangkan aplikasi memesan atau booking tempat parkir mobil bernama ParkirQ untuk menjawab kesulitan mencari tempat ketika berkunjung ke sebuah gedung.

“Aplikasi ini untuk reservasi parkir di mal, apartemen. Pilih mau parkir di lantai berapa, lalu booking,” kata Chief Financial Officer ParkirQ, Rakha Hendra, saat ditemui di Bekraf Habibie Festival di JIExpo Kemayoran, Kamis.

Pengguna memilih gedung yang ingin didatangi, kemudian pilih lokasi parkir yang dikehendaki, misalnya di lantai 1. ParkirQ bekerja sama dengan pengelola gedung dan parkir untuk memasang alat seperti portal di slot parkir tertentu.

Dengan bantuan sistem dan koneksi Wi-Fi, pengguna bisa membuka portal tersebut melalui aplikasi dan dapat parkir di slot yang sudah dipesan, tidak perlu lagi berkeliling mencari slot parkir yang masih kosong.

Sistem pembayaran yang diterapkan ParkirQ mirip dengan vallet parking, ParkirQ mengenakan sejumlah tarif sebagai biaya pemesanan sementara untuk tarif parkir akan mengikuti pengelola gedung. Hendra belum mau menyebutkan berapa besaran yang akan mereka kenakan ke pengguna karena aplikasi ini masih dalam tahap pengembangan.

Perbedaannya, ParkirQ berencana membundel pembayaran dengan dompet digital untuk memudahkan transaksi. 

Menurut Hendra, aplikasi ParkirQ diluncurkan sekira bulan depan sekaligus menguji coba sistem parkir ini di kampus. Ketika ditanya mengenai kemungkinan membawa aplikasi ini ke Jakarta, dia menyatakan ingin mengetes pasar di Surabaya baru menaksir kemungkinan untuk memperluasnya ke Jakarta. 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2018

M Alfatih Timur, mahasiswa tukang demo yang jadi CEO kitabisa.com

Jakarta (ANTARA News) – Pendiri situs donasi dan penggalangan dana kitabisa.com M Alfatih Timur menjadi salah satu pembicara dalam SUNFEST (Sustainability Festival) 2018 yang diadakan di Tangerang, Rabu. 

Dalam acara tersebut, pria yang akrab disapa Timmy ini mengisahkan perjalanan hidupnya, mulai dari menjadi aktivis saat duduk di bangku kuliah, hingga berhasil mendirikan situs yang kini menjelma sebagai platform penggalangan dana terbesar di Indonesia.

“Saya itu waktu SMA nerd orangnya,” ucap Timmy mengawali ceritanya.

Timmy mengatakan “kecupuannya” saat SMA itu tidak lepas dari statusnya sebagai siswa akselerasi. Di usianya yang saat itu baru 15 tahun, dia sudah harus berdampingan dengan siswa-siswi yang usianya dua tahun di atas dirinya. 

Karakter “cupu” yang melekat pada dirinya mulai berubah saat pemuda asal Padang itu duduk di bangku perkuliahan. Selain menimba ilmu di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Timmy juga aktif di beberapa kegiatan organisasi kampus, termasuk bergabung dengan Badan Eksekutif Mahasiswa.

“Pesan orang tua saya itu perbanyak teman dan aktif di organisasi, itu yang akhirnya saya lakukan,” ungkap Timmy.

Baca juga: Ulang tahun, Pandji Pragiwaksono galang dana untuk anak penderita kanker

Hari-hari Timmy kemudian banyak diisi dengan diskusi-diskusi bertema isu sosial dan politik. Pria yang berasal dari keluarga dokter itu juga kerap turun ke jalan menyuarakan aspirasi rakyat. 

Timmy mengaku setidaknya tiap dua kali dalam sebulan dia dan teman-temannya melakukan aksi demonstrasi.

Timmy mengatakan menjadi aktivis kampus merupakan masa-masa dimana dirinya mencari makna hidup. Dia menyadari bahwa sebenarnya banyak masyarakat, terutama di lapisan bawah yang mengalami berbagai tekanan hidup, tetapi mereka tidak memiliki kemampuan untuk menyuarakan aspirasinya.

“Mahasiswa itu walaupun sok tahu, tapi mereka punya nurani, lihat kemiskinan, kelaparan mereka langsung demo,” ucapnya.

Baca juga: Kitabisa.com luncurkan fitur zakat online

Mendirikan situs kitabisa.com

Ketertarikan Timmy dengan dunia sosial entrepreneurship mulai tumbuh saat dirinya bekerja dengan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Rhenald Kasali. 

Di bawah bimbingan seorang profesor ternama, pria berkacamata itu mendapatkan banyak ilmu, termasuk ilmu bisnis di dunia wirausaha sosial.

Untuk memperluas wawasannya, Timmy sering menonton berbagai video di YouTube, termasuk video podcast tentang penggalangan dana (crowdfunding). Dari situlah dia mendapatkan ide untuk membuat sebuah situs sebagai wadah untuk melakukan kegiatan penggalangan dana.

“Aksi crowdfunding ini sudah banyak di luar negeri, tapi di Indonesia sepertinya belum ada. Akhirnya saya bikin konsepnya (kitabisa.com) itu pada 26 Desember 2012,” kata pria kelahiran 27 Desember 1991 tersebut.

Baca juga: Netizen galang dana beasiswa anak Salim Kancil

Setelah situs kitabisa.com berhasil dibuat, Timmy mulai melakukan sosialisasi ke berbagai kampus, berharap situsnya bisa cepat dikenal publik dan mulai dimanfaatkan.

Namun usahanya itu tidak langsung berbuahkan hasil. Timmy mengaku pada dua tahun pertama, situs kitabisa.com mengalami stagnansi, tidak ada donasi yang berhasil dihimpun. Tetapi hal itu tidak membuatnya langsung patah semangat.

Berbekal sisa uang pernikahan yang dia miliki, Timmy terus melakukan perbaikan sekaligus peningkatan pada situsnya. Usahanya itu akhirnya tidak sia-sia. Timmy berhasil menggandeng investor untuk mengembangkan bisnisnya. 

Kini kitabisa.com menjadi situs yang paling sering digunakan masyarakat Indonesia untuk melakukan kegiatan penggalangan dana. Sebanyak 936.720 orang telah bergabung dengan situs kitabisa.comdengan total donasi yang tersalurkan sebesar Rp376.951.473237.

“Indonesia itu adalah negara nomor dua yang paling dermawan di dunia. Nomor satu Myanmar dan nomor tiga Kenya,” pungkas Timmy.

Baca juga: Raisa minta kado ulang tahun lewat galang dana

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Cara nonton iklan berhadiah di aplikasi OONA

Jakarta (ANTARA News) – Anak perusahaan Telkom, Metranet, meluncurkan aplikasi menonton televisi via ponsel, OONA, agar pengguna tidak ketinggalan acara favorit mereka meskipun sedang tidak berada di rumah.

Salah satu hal menarik yang mereka tawarkan adalah poin hadiah setiap kali menonton iklan yang muncul baik sebelum, setelah atau di sela-sela acara.

OONA menawarkan hadiah berupa koin tcoin setiap kali menonton iklan, besaran koin yang diterima berbeda bergantung pada berapa lama pengguna menonton iklan. Pengguna akan mendapat 100 poin setiap menonton satu iklan penuh.

Pengguna bisa menukarkan tcoin ke mitra merchant OONA dan akan mendapatkan hadiah seperti potongan harga. Selama periode promosi, OONA menghadirkan ponsel Evercoss U50 Max yang dapat ditukar dengan poin tcoin.

Berikut ini cara menonton iklan agar mendapatkan tcoin di aplikasi OONA.

1. Unduh aplikasi OONA

Aplikasi ini membutuhkan ruang penyimpanan sebesar 31MB di perangkat seluler.

2. Masuk ke halaman utama

Saat masuk ke halaman utama aplikasi, OONA menawarkan opsi untuk masuk sebagai Guest atau tamu, atau masuk menggunakan Facebook atau akun Google. Antara mencoba masuk sebagai Guest dan dapat menonton sejumlah kanal yang muncul di laman utama.

Laman utama memuat kanal-kanal televisi yang sudah bermitra dengan OONA, saat ini berjumlah sekitar 150. OONA menghadirkan konten lokal maupun global di aplikasi ini.

3. Pilih stasiun TV

Klik stasiun televisi yang ingin ditonton, pengguna akan menyaksikan siaran yang sama dengan yang ada di televisi. OONA juga menawarkan video on demand di aplikasi ini.

4. Tonton iklan

Klik iklan yang muncul di samping layar, durasi pariwara yang muncul umumnya sekitar 10 detik. Setiap detik iklan dihargai 10 poin tcoin, jika menonton penuh, pengguna akan mendapatkan 100 poin.

Semakin banyak menonton iklan, akan semakin banyak juga tcoin yang didapat.

Baca juga: Aplikasi TV baru OONA, gratis berhadiah koin

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Jessica Mila sempat kecewa sama Path

Jakarta (ANTARA News) – Aplikasi sosial media Path sebentar lagi akan segera berakhir. Sebagian besar menyayangkan, tapi ada juga yang bersikap biasa saja. Seperti halnya Jessica Mila yang sempat tidak percaya lagi dengan Path.

Path, awalnya memang digunakan untuk orang-orang terdekat saja. Namun seiring dengan perkembangan, aplikasi ini memungkinkan orang lain untuk mem-follow idola mereka selayaknya di Instagram. Hal inilah yang sempat disayangkan oleh Jessica.

Baca juga: Jessica Mila selalu ditunggui mama di lokasi syuting

“Aku udah lama enggak main Path. Dulu Path buat teman-teman dekat saja. Aku enggak main lagi gara-gara aku pernah posting foto di Path, tahunya fotonya malah kesebar. Jadi aku enggak percaya Path lagi, jadi ke Instagram aja,” ucap Jessica saat berbincang usai peluncuran kartu perdana Smartfren Super 4G Kuota di Jakarta.
 
Kekasih Misca Chandrawinata ini, mengaku foto yang tersebar memang biasa saja. Tapi menurutnya, hal tersebut seharusnya bukan untuk konsumsi publik.

Baca juga: Layanan Path akan ditutup tahun ini

“Foto pribadi sih, foto liburan, foto sama pacar sama keluarga. Path itu kan sebenarnya biar lebih dekat sama orang-orang terdekat,” terang dia.

Kini, aktivitas sosial media Jessica lebih banyak dilakukan di Instagram. Dia pun kini lebih berhati-hati dalam mengunggah foto.

“Sekarang pindah ke Instagram. Karena Instagram, jadi lebih memikirkan mana yang baik di posting dan enggak. Karena Instagram kan follower-nya lebih luas. Dulu lumayan sering sih ya main Path,” tutup pemain sinetron itu.

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Apple rilis iOS 12, watchOS 5 dan tvOS 12

Jakarta (ANTARA News) – Apple resmi merilis pembaruan untuk perangkat lunaknya, iOS 12, watchOS 5, dan tvOS 12.

Setelah beberapa bulan dalam versi beta, iOS 12 akhirnya meluncur untuk perangkat yang mendukung, mulai iPhone 5s, lansir GSM Arena, Senin (18/9).

OS terbaru tersebut datang dengan fokus yang kuat pada kinerja, terutama dalam hal yang berhubungan dengan perangkat yang lebih tua, seperti iPhone 6.

Dalam beberapa kasus, membuka aplikasi diklaim bisa 70 persen lebih cepat, dengan keyboard muncul dalam separuh waktu seperti sebelumnya.

Salah satu fitur baru adalah Siri Shortcuts untuk aplikasi iOS, di mana asisten virtual Apple tersebut sekarang mendukung rutinitas dengan beberapa tindakan.

Aplikasi Shortcuts tersebut dibuat untuk merampingkan tugas. Dikutip dari situs resmi Apple, pengguna dapat menggunakan suara mereka untuk menjalankan Shortcuts, mempermudah menggunakan aplikasi favotrit mereka.

Ada pula fitur Memoji, personalisasi Animoji yang dapat dibuat dan disesuaikan langsung di dalam aplikasi Pesan.

Efek kamera baru menghadirkan Animoji, Filter, Teks, dan Stiker ke aplikasi Pesan dan FaceTime. Dengan Filter pengguna dapat membuat wajah mereka seperti komik, stiker tersebut dapat tersimpan di paket stiker iMessage.
  Tampilan Momoji di iOS 12 (apple.com)

iOS 12 juga membawa fitur Screen Time yang memungkinkan pengguna memahami dan mengendalikan waktu yang dihabiskan untuk berinteraksi dengan perangkat.

Akan ada laporan aktivitas harian dan mingguan yang menunjukkan total waktu yang dihabiskan dalam menggunakan aplikasi-aplikasi. Selain itu, juga ada App Limit yang memungkinkan pengguna mengatur waktu yang dihabiskan dalam aplikasi.

Screen Time juga memberi orang tua akses kepada perangkat iOS yang digunakan anak-anaknya lewat laporan aktivitas menggunakan Family Sharing di iCloud.
  Tampilan Screen Time di iOS 12 (apple.com)

Mode Jangan Ganggu kini juga dapat berakhir secara otomatis berdasarkan waktu, lokasi, atau tindakan tertentu.

Pengguna juga mendapatkan lebih banyak opsi untuk mengelola pemberitahuan, dan notifikasi iOS akhirnya dikelompokkan berdasarkan aplikasi.

iOS 12 meluncur ke iPhone 5s dan perangkat yang lebih baru, semua model iPad Air dan iPad Pro, iPad 5, iPad 6, iPad mini 2 dan yang lebih baru, dan iPod touch generasi ke-6.

Apple juga menghadirkan pembaruan untuk Apple Watch dengan merilis watchOS 5 hari ini. WatchOS 5 hadir dengan deteksi latihan otomatis, penyimpanan podcast, dan aplikasi Walkie-Talkie untuk interaksi dengan pengguna Apple Watch lainnya.

Wajah baru untuk arloji pintar Apple tersebut juga menambahkan pelacak aktivitas sehari-hari, seperti Yoga dan hiking.

Pengguna kini juga dapat berbicara dengan Siri hanya dengan mengangkat pergelangan tangan ke mulut dan mengucapkan permintaan ke dalam arloji untuk Seri 3 dan yang lebih baru.

Seperti di iOS 12, pemberitahuan dari aplikasi yang sama juga akan secara otomatis dikelompokkan.

Apple juga merilis tvOS 12 untuk Apple TV generasi ke-4 an 4K. tvOS 12 menghadirkan dukungan audio Dolby Atmos untuk film, dan screensaver baru yang lebih interaktif.

Baca juga: Ini fitur-fitur baru di iOS 12 beta 3 versi pengembang

Baca juga: Apple bakal capai pengiriman 2 miliar perangkat iOS

Baca juga: Mozilla sudah rilis Firefox terbaru, ada latar hitam untuk iOS

Pewarta:
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2018